|
|
|
|


HARAPAN TERPENDAM
Sejuta kisah akan terukir mulai saat
ini. Terlepas darai kisah menguras rasional kini berubah jadi kisah untuk
berburu. Eitss,bukan berburu binatang ataupun hantu,hehe. Tapi berburu orang
alias fans atau orang yang akan buat hari-hari ini jadi berwarna.
Widi,sebut saja itu. Kini ia
meranjak SMK,satu semester memang ia sempat menjalin kisah dengan yang bernama
Natha. Tapi hanya sebulan berlalu,yah semuanya end karna ini semua sebab Natha
yang membuat semuanya. Entah kesalahan dari mana yang Widi perbuat,tapi semua
itu diterima Widi dengan lapang dada walau sempat membekas luka. Itu hanya
sementara semenjak Widi mengenal Sosok yang membangkitkannya. Kakak kelas yang
ditemuinya di semester kedua itu membuat puing-puing yang retak menjadi
tersusun kembali. Widi tertarik dan mengagumi laki-laki yang lebih senior
darinya ketika pertama melihatnya,karena dia mirib dengan Adit yang dulu di masa
putih birunya yang sempat terukir.
Kakak kelas Widi itu,jelasnya
anak kelas Pariwisata. Sedangkan Widi anak kelas Perkantoran. Hems,tapi widingnya
Widi dan kakak itu beda sip sekolahnya. Dia yang kelas XI sekolah pagi, dan
Widi yang semester kedua ini mendapat giliran sekolah siang. Mereka hanya bisa
bertemu disaat anak pagi pulang sekolah dan Widi masuk sekolah. Pertemuan
pertama karena Widi nongkrong di depan kantin sekolah untuk menunggu giliran
masuk ke kelas yang kemudian dilihat kakak itu selalu pulang sekolah jalan kaki
bersama temannya.
Sudah beberapa hari keseringan
bertemu dan mata selalu meliriknya,Widi berkeinginan add dia di situs jejaring
social ep-bi. Dan Widi pun berkata kepada sahabatnya Defry,Agix tapi Agix
memberi tahu kalau namanya dia Julian. Dan akhirnya Widi pun melancarkan
aksinya untuk ng-add nama yang sudah dikasi tahu Agix. Sejak saat itu Widi twidit
jika nanti permintaan pertemanannya di widin ep-bi tersebut dikonfirmasi.
“eh kamu tau ngg kakak kelas itu?”
dengan mata menyorot ke target
“siapa,yang mana widi?” agix
penasaran
“mana wid?” Tanya one best friend
“ooo..yang itu Julian namanya”
sambil berfikir agix menjawab
“oia? Memang kamu kenal?” widi
sambil girang tanpa berkedip memandang orang tadi
“duuh.,nanti cari jha die p-bi widi”
kata defri
“emm..iaa nanti mau tak search
d’ep-bi
Dan setelah lama Widi melihat nama
dari identitas dibajunya,tapi ditutupin tali tasnya dan hanya inisial G yang
dapat ditangkap mata Widi. Malam ini Widi membuka widin ep-binya dan ternyata
permintaannya itu beneran dikonfirmasi Julian. Huuh ternyata ketwiditan itu
benar terjadi,tapi nasi sudah jadi bubur. Sempat Widi comment status dari
Julian dan feed backnya tidak begitu buruk,sedikit tenang asa Widi. Sebelum
tidur sempat Widi menengok lembar demi lembar modul KKPI dan disana mata Widi
terfowidis pada sebuah nama DGP sebut saja inisial itu,dan sempat jantung Widi
berdegup. Wow,hanya melihat namanya saja Widi sampai seperti itu apalagi nanti
jika ia bisa kenal. Hah,tapi itu mustahil rasanya. Dari mana Widi bisa kenal
dia jika tak ada satu pun orang yang bisa memperkenalkannya.
“emm.,saat ini pelajaran KKPI,ad
ulangan mau buka-buka dulu nieh..”
“tunggu,tepat halaman dibaris ke- wow nama ini seperti mirib dengannya.
Apa mungkin ya? Entahlah” sambil membuka lembaran lain
Seperti biasa tatkala jiwa lelah dan
beristirahat sejenak semalaman melepas penat,pikiran akan terbawa alur yang
begitu dalam melewati batas alam sadar. Saat ini Widi memdaftar les computer
yang diadakan sekolahnya,padahal batas pendaftaran sudah selesai. Namun saat
itu kakak kelas incarannya pun juga mendaftar les computer dan nama mereka
ditulis di papan pengumuman siswa yang mengiwiditi les secara berdampingan.
“oiaaa,widi mau lihat nama yang
daftar les computer” sambil menepuk keningnya
“iya widi antar” sahabatnya
menawarkan
“wow.,apa ini? Beneran ini?” sampe
widi kegirangan
Dan pagi
pun mulai menyentrik alam. Wow,apa ini awal dari kisah Widi dengan kakak itu,entahlah
padahal tanpa terngiang sedikitpun pikiran Widi sebelum tidur agar bisa
bermimpi kakak itu. Tidak sama sekali.
“udah bel masuk,ayo kekelas” seru
widi
“ya,ntar ada guru datang” kata yang
lain
“yuk,ah.. widi duduk di tengah ya?”
widi meminta
“ya terserah kamu dimana” sambil
teman lain memberi tempat
“hei,boleh iwidit duduk?” kata suara
seorang lelaki
“(menoleh),ha ah,eeh boleh ja silahkan..” sambil gugup
Mereka saling berbicara dan Nampak akrab. Ini pertanda yang
ke dua kalinya,Widi dan dia berada dikelas. Mereka sangat akrab disana saling
bercanda satu sama lain. Dan Widi sempat bertanya siapa nama Kakak kelas itu
sebenarnya,tapi tidak dijawab jelas dengan Kakak kelas itu. Yang Widi dengar
“boleh aja dipanggil siapa”.
Hari ini adalah hari special “Kasih Widing”
atau hari “Valentine”. Giliran kelas Widi yang dapat masuk pagi menjadi Obade
saat upacara bendera.
“wah baguslah besok masuk pagi kan bisa ketemu tuh” hehehe
“ah kamu widi.,ya biar bisa ketemu pangeranmu itu” sahabatnya
meledek
“enak jha,belum apa-apa juga,iya sieh pangeran dunia mimpi”
Disaat pulang,sebelumnya diadakan razia pakaian di sekolah
dan hanya siswa laki yang diperiksa,saat itu mata Widi sudah puas memandanginya
tanpa ada yang menghalangi.
Sekolah ada acara pencitraan sekolah,sebelumnya
di umumkan oleh kakak osis pada saat ekstra. Semua ekstra akan masuk televisi.
“hai suarmi sekarang ekstra kan?” datang menghampiri
“iya widi,ayo cepet ntar keburu bapaknya datang” sapa suarmi
“yuuk,” bersamaan
“eh belum mulain ternyata ya?” Tanya suarmi
“iya nie,tapi ustt tu kakak osisnya mau ada info” jawab apriani
“adik-adik mumpung bapaknya belum datang kakak mau menyampaikan,besok
sekolah kita ada acara pencitraan dan semua ekstra akan latihan persiapan besok
masuk televisi”
“wow.,tap sekolah siangnya gimana kak?” jawab salah seorang
yang protes
“iya,boleh kalau ada yang minat bisa sekolah pagi untuk yang sore” jawab
teman kakak itu
“tapi yang kakak tekankan yang masuk pagi harap mempersiapkan diri”
menegaskan
“iya kak” jawab semuanya
Sore ini semua ekstra latihan dan mempersiapkan diri untuk
besok pagi. Pas ini Widi ada pelajaran tari dan pindah ke aula, ketika setapak
kaki melangkah mata Widi berhasil menangkap keberadaan yang sedang latihan
pramuka di taman dekat arca dewi saraswati dan arca dewi sri. Seketika ditoleh
badan Widi jadi dingin,tangan Widi terperanjat memegang sahabatnya.
“waaa., duh siapa tu disana” sambil buang muka
“cie,siapa tu. Lihat sana,jangan menghindar” ledek sahabatnya
“iya,tapi nie rasain dingin banget tau huuh” sambil lari
“hahaha,widi aneh ya” kata temannya
Siang
ini Widi tidak ketemu kakak kelas itu. Memang Widi datang agak siangan, mana
akan libur 3hari lagi,buat Widi jadi tidak semnagat belajar hari ini saja. Tapi
kenapa sejak Widi melihat pandangannya itu biasa saja seperti tidak ada kesan
apa. Hems,tapi kan saat ini Widi sedang memperhatikannya dalam-dalam.huuh
sepertinya tidak akan ada orang yang akan mendekatkan Widi dengan dia. Saat ini
Widi hampir putus asa.
Terulang lagi,ini sudah yang ke
empat kalinya Widi mimpiin kakak kelas itu. Widi seakan bimbang menentukan
jalan kisahnya yang tak terarah kemana,dan hanya menjalar serabut. Tak pernah
terpikir jika kakak kelas itu bicara kepada Widi dengan gugup yang
terbata-bata,yang memulainya adalah kakak kelas tersebut.
“heii., eem emm boleh iwidit duduk ngga? Kakak itu mendekat
“silahkan” widi welcome
“boleh minta nomor hpnya ngga?” kelihatan takut
“iya boleh.,087….” (dalam hati: yah nanya boleh bgt
dong.,qiqi)
“makasi ya” sambil akan menghubungi Widi
“uu” bengong melongo dan melototi layar hp
Yah Widi sieh welcome jha ,nyuruh kakak itu duduk disamping
dia. Apa yang terjadi kakak kelas itu minta no hape Widi,dan belum sempat d
isms udah keburu sang surya menampakakan diri. Sejenak acap terngiang di
pikiran Widi,kenapa dari mimpi yang pertama hingga sekarang ini seperti tahap
pendekatan bagi Widi. Mulai dari awal seperti hal-hal kecil,hingga yang ini
lebih pada tahap dekat dan akrab.
Esoknya,Widi datang ke sekolah lebih
awal karena piket. Saat bel berbunyi tanda pulang sekolah Widi pergi keluar
untuk memindahkan motornya yang masih parkir di emperan jalan.
“widi udah piket?” Tanya ida
“udah sih,tapi motorwidi masih
diluar”
“5menit lagi bel,widi antar masukin tapi kekantin dulu ya?
Pinta ida
“iya deh.ayukk..”
Sempat ketika jalan Widi menoleh ke kelas Kakak kelas itu,
dan kakak kelas itu menoleh keluar. Kemudian keluar dari kelasnya kakak kelas
itu bejalan persis di belakang Widi.
Hari ini adalah Ultah sahabat widi yang bernama apriani,dan
Widi pergi kerumah apriani. Disana Widi saling bercerita pengalaman mereka.
Karena di sekolah mereka jarang bertemu,akibat beda kelas. Disini semua cerita
tertuangkan,
“hai.,apriani kamu ada dirumah?” sms widi
“ada kok,kenapa?”
“widi pingin kesana,boleh?”
“iya,sekarang?”
“iya dong masa tahun depan?” hehe
…………………….
Sampai disana widi sih lupa jalan rumahnya apriani sampe
nanya-nanya dulu ditetangganya.
“bu,dimana rumanya apriani?” nanya ke ibu-ibu
“oo,iya digerbang itu masuk” sambil menunjukkan gerbang
orange
“iya,makasi bu”
“iya”
……………
“ee.mita dimana rumahnya apriani?” ketemu sepupu apriani
“eh widi,cari apriani sini widi antar”
“ya,makasi ya mita”
“sama-sama”
………………..
“apriani,sibuk ya?”
“ngg juga,mau kemana?”
“kita kerumah suarmi yuk,mumpung dapet keluar”
“ya deh.,tapi kamu sms suarmi ya kita mau kesana”
“ya ya sekarang widi sms”
………
sampai dirumah suarmi,ksuarmi cerita banyak hal hingga pada
saat keinginan Widi menghubungi kakak itu seperti yang dilwidikan apriani dulu
kepada orang yang dia suka saat masa putih biru dulu. Tapi Widi bingung
bagaimana caranya Widi bisa tahu lewat mana Widi harus memulainya.
Satu komitmen itu yang buat Widi merasa serius dengan
langkahnya saat kedepan nanti,dan berharap positive akan usahanya tersebut.
Alangkah berwarnanya jika hal itu benar-benar melintas dalam hidup Widi. Seakan
banyak pelangi yang akan menghampirinya dan bagai hadiah yang tak ternilai
berapa harganya Widi jika bisa mengenalnya. Apalagi itu adalah usia ke-16 untuk
Widi menjadi lebih dewasa.
Hari bahagia telah berlalu dan harapan kian sirna,tak
terwujud sedikit percikan ajaib tersebut. Yang dirasa Widi saat ini adalah
perasan yang berbalik. Bukannya kepada kakak itu namun kepada temannya Julian.
Stiap Widi bertemu dengan Julian itu seakan lebih berdegup ketimbang widi
bertemu dengan kakak kelas itu. Dan sampai tak ada lelahnya Widi browse ep-bi
nya kakak kelas itu,hingga sore ini tidak asing dengan sebuah nama kemudian
cepat-cepat tangan mengklik add. Menunggu beberapa hari,kemudian dikonfir juga.
Hari ini ngga special,tapi kejadian yang terjadi sangat
beragam. Selain ada sialnya tapi dibalik semua itu terselip kesan yang sempurna.
“sruubuk.,waaa…..” widi tersentak
“kenapa kamu?” in menghampiri
“widinci widi jatuh gimanain nie?” udah mulai mengernyitkan
kening
“dimana,biee saru kali sama airnya tergenang. Emang ngg bawa widinci
cadangan?”
“mana je,ntar widi dimarahin gimana” agak berkaca-kaca
“kenapa widi” Tanya dewi dan nopi datang membantu
“wuii.,ngga bisa ni ngambil widi” kata nopi
“satpamnya suruh” kata dewi
“widi ada apa?, kok nangis?” Tanya my friend yang lewat buang
sampah
“widincinya jatuh” udah tanpa ekspresi apa
Sempat Widi menitikkan
air mata,karena baru aja masuk sekolah dan diparkiran udah ketiban masalah
lagi. Kenapa,karena widinci motor Widi masuk ke got bawah tempat ia parkir
motor. Gimana ngga sebel juga,udah datang awal malah ditimpa musibah lagi.
Begitu lama Widi stay tune di parkiran sampe tu muka Widi udah widisut
banget,haha sahabat Widi,defry pun dating dan berusaha menenangkan Widi.
Kira-kira setengah jam Widi berada di tempat membosankan itu,perasaan yang
bercampur aduk kaya nasi goring. Hingga saat melihat detik-detik yang tak kenal
lelah itu berjalan udah menunjukkan arah 07.10 si Julian datng dan 10 menit
kemudian disusul pada arah jalan yang bersamaan kakak kelas yang Widi kagumi
pun menampakkan batang hidungnya,yeii tersentak gembira karena widinci pun
berhasil diraih widi. Cepat-cepat mencari sumber kehidupan itu dan mencucinya
hingga bersih kembali dan go to class. Jalan ke kelas juga eh ketemu si kakak
kelas itu lagi,duuh merhatiin ngga yah tu kakak. Tapi entahlah,yang penting widinci
ditangan dan mata dapat sarapan pagi yakni ketemu kakak kelas itu. Istirahat
terakhir Widi dipanggil temannya dan keluar menuju koridor kelas,dan ditunjukin
info ada kakak kelas itu. Setelah langkah kaki dengan cepat menuju keluar,ya
malah ngga ada. Namnggung masuk kelas lagi dan Widi diam di depan kelas,itung-itung
bakalan ada yang lewat. Dan ternyata siapa yang lewat? Yah itu si Julian malah
yang lewat dengan geng-nya itu. Awalnya sieh hanya sebatas kagum dan salah add
di situs jejaring sosail itu,tapi sekarang malah kagum juga sama dia.
Ah,plin-plan ni Widi,andai aja kedua kakak itu bias jadi satu orang biar ngga
dikira borong semua. Memang akhir-akhir ini insting Widi lebih kepada si
Julian. Susah nebak kemana alurnya yang harus dilalui sebenarnya.
Sebenarnya detik ini kepala udah pusing menghafal segunung
materi ulmum. Wuh,dengar namanya aja udah ribet ya,ketemu sama point-point tuk
mengasah diri. Dan ini udah masuk hari ketiga,setelah kakak kelas widintan yang
pulang awal.
“adik,kakak pulang duluan ya. Semangat..hehe” kata kakak noviriani yang
sebangwidi dgn widi
“hehe., iya kak makasi. Hati-hati ya pulangnya kak.”
“ya dik”
Kini tertinggal anak tiri yang
menghadapi ujian.haha sempetin banget waktu luang istirahat buat memplajari
sedikit ilmu sebelum exsuarmination. Tapi feeling Widi ngga enak nieh dan ngga
ada semangat sedikitpun yang meledak. Mana kemarin Widi belum sempat belajar
lagi. Tapi yah terjawab dengan maksimal. Setelah detik-detik puncak menurun,kini
saatnya beristirahat dan go home. Jalan menuju parkir guru dan sampi di ujung
jalan ternyata ketemu tu dua kakak sekaligus. Julian jalan di atas sedangkan tu
kakak satu jalan di bawah sementara Widi jalan di tengah-tengah.
“widi tuh sana jalan sama pangeranmu” Defry menggoda
“ih kamu ada aja,tapi iya sieh”
“ayo cepetan jalannya” Defry menarik tangan Widi biar mereka
bias jalan bareng
“aduh,tya bneran jadi deg-degan”
“sabar Widi,memang yang mana sih?”
“itu tu kedua kakak itu” sambil melirik orang yang dimaksud
“oh,mereka. Mirib sih tu satu D’bagindas” hehe
Apa ini
maksud tuhan dari semangat yang telah direngut sebelumnya dan kini terjawab di
pulang sekolah.
Kesel banget ma temen,mana muka Widi
sudah kayak udah rebus lagi. Merah gara-gara di tanya tmen Widi.
“aduh ngga sanggup widi liat,”
sambil muka memerah
“waduh,muka kamu serius beneran
merah Widi” kata rizna memerhatikan Widi
“iya Widi,kamu liat siapa sih?”
Tanya widada
“udah kayak udang rebus tw ngga”
hehe canda sahabatnya
“ngga liat siapa kox,kenapa sih?”
dengan muka kesal
“ngga,siapa tau widi tau orangnya
nanti kan tak tanyain” dengan tawanya
“ngga usah,makasi” dlam hati,nanti widi
diaduin ma orangnya..ishh ngga ah
Hari ini bel sekolah tandanya pulang
dan teman Widi,idha dan In habis widimpul karena mereka adalah reporter,hehe
baru aja turun tangga dan dibawah.
“Widi kamu dapet salam ma kakak
kelas itu” kata ida
“hah? Yang bener tu?” Tanya Widi tak
percaya
“duh,belum tentu itu Widi” campur
Defry
“iya,setidaknya ada respon itu”
dengan saking senangnya
“iya,udah tenang-tenang. Sekarang
kita pulang” rizna menambahkan
Dengan
pearasaan bercampur aduk,senang,ngg percaya,deg-degan. Huch,dan cepet-cepet ke
rumah dan diem dikamar.
“berarti selama ini dia erhatiin widi
dong” menggerutu sendiri
“huuh,tapi bener ngg yah kata idha
tadi. Kan dia tu pinter bgt ngarang kata” ughh gimana nieh. Bingung tapi tu
khan jadi deg-degan. Jujur baru kali ini widi ngerasa deg-degan setengah mati
dengar kabar special ini,yang biasanya bisa gitu jika ngedengar berita tentang
Julian. Tapi Widi berharap mulai ini,dan seterusnya cerita ini akan berlanjut.
Meski belum pasti siapa yang kakak itu suka.
Masih pada saat perayaan Ultah
sekolah,hari-hari efektif berubah jadi santai.baru datang ke sekolah lihat
nama-nama adik kelas yang dapet apa ngga pada saat TPA.
“eh,entar dulu kita lihat nama-nama yang dapet disini” Widi
minta pada sahabatnya
“iya deh” rizna menurut
“wui adiknya ini dapet ya,emm”
“Widi,lihat tu di arah gerbang ada siapa?”
“yah,tunggu dulu ya diem sini dulu” pinta Widi sambil senyum-senyum
aja
Dan kakak itu pun lewat sambil mampir dulu di tempat widi
diem.
“liat siapa,bro?” kata temennya
“ya bentar aja” kata kakak itu
“ngga ada anak karangasem disini,ayo asuk kelas aja” temannya
menarik
Itu yang dapat ditangkap telinga Widi. Setelah dengar itu
Widi langsung pergi kekelas dan di belakangi oleh kakak itu. Dan ini hari final
basket. Sebelum nonton Widi harus melunasi kewajibannya menjadi siswa. Setelah
bubaran dari sembahyang di lapangan jalan ke koprasi eh malah kesenggol kakak itu.
Wuii Widi seneng banget dan ngga nyangka itu terjadi. Sempat ditengok tadi ngga
dapet berkata apa-apa.
“Widi,cie tu ditungguin kakak itu di
tangga depan koprasi”
“apaan sih,mana mungkin dia nungguin
widi. Palingan orang lain.” Sabil nengok keluar
“tu liat” ida nunjukin kakak itu
“aduh,gimana ni?. Jadi salting kan. Gimana mau keluar”
Dengan
berat hati Widi terus melangkah hingga terlepas dari tempat itu. Sempat buka
ep-bi dan dia OL dan ganti PP. ughh tapi pesan yang dikirim Widi belum ada
balasan juga.
Bangun pagi-pagi karena ini saatnya haiking,Widi jalan ke
sekolah dengan sahabatnya Defry. Mereka jalan Cuma bawa 1motor. Baru datang di
sekolah pun juga ketemu kakak itu, langsung menuju kelas bersama teman. Saat
bel pas widimpul mau jalan kayaknya di
liatin aja deh perasaan aja. Santai sehari sebelum rapotan, haiking ke air
terjun. Saat ada di barisan perasaan pake jaket aja tuh kakak, ngg panas apa
kak?,hehe dan pengarahan dari guru pun diadakan, mata ngg pernah lepas dari
jangkkauan tapi dia malah merhatiin barisan yang ada dibelakang dari tempat
Widi.
“Siapa
sieh yang dilihat. Owh apa orang yang dia suka dikelaswidi?” dalam hati
penasaran
“tapi
kira-kira siapa ya?” ahhh
Yah,dia ke dekat ring
basket di selatan. Tepat jam 7 para pasukan berangkat menuju TKP. Awalnya jarak
widi dengan kakak itu cuwidip dekat,lalu menjauh lagi. Setelah sudah berapa
langkah berlalu tepat rute di pasar buleleng disinilah “20 menit TERINDAH” dimuai. Widi dan kakak itu jalan bersama, widi
persis di belakang kakak itu. Wow meski beberapa ucapan menghujan meledek,tapi
rasa senang bercampur aduk menemapriani. Setelah itu dia jalan kebelakang dan
hilang sampe berpisah. Widi tterus menapaki jalan itu sambil menahan maagnya
yang kambuh, tapi harus widiat kalau ngg jalan lambat dikira nunggu dia jalan
lagi. Ada sms eh malah dia cerita ma temen widi, kenpa ngg cerita ma widi jha
ya.,haha tapi sempat juga debatin tentang widin ep-bi widi,yah makasi kak udah
mau nginget widinwidi itu. Sampai pada tujuan pun ngg juga kketemu,entah dia
kemana. Tapi menghilangnya dia ketemu kak Julian di air terjun. Weii,emang
keren sih dia,mandi ja keren kamu kak,ckckck(kagum) trus minta tolong temenwidi
tuk fotoin dy,dapet sih satu foto setelah susah-susah mana ngg jelas juga.. yah
ini keseruannya terlepas dari cerita dia,akhirnya kita pulang. Capek naik
tangga jaraknya jauh sekali.,hemzz kambuh lagi nie maag. Sampai diatas disambut
dengan lantunan lagu D’Bagindas 4mata., owowow lengkap sekali cerita hari ini.
Makasi barusudah dipertemukan 2fans+lagunya.. sampai udah ngg widiat nahan jadi
naik angkot deh pulang sampe di sekolah,sempet juga foto-foto buat kenangan
yang nanti bkal kangen saat ini dan kisah ini,nanti kan dia prakerin. Dan
akhirnya pulang kerumah,baru jha sampe dket pertigaan di pertigaan deket pom
bensin ngeliat widimpulan kakak kelas n tau siapa disana? Kak Julian,tapi widi
curiga dia kok melihat kearah kita jalanan twiditnya dia tau selama itu
prhatian.. haha gpp hari ini menyenangkan dan capek juga..
Saat ini adalah pembagian raport yang selama semester
kedua ini melwidikan kegiatan pembelajaran. Sebelum rapotan kita semua
mengadakan apel dan disana diumumkan para juara umum setiap jurusan dan tingkat
masing-masing,setelah itu di umumkan juga para juara undian pas haiking kemaren.
Hah,udah dari dulu ngga akan pernah menang iwiditan undian gituan,jadi widi
ngga terlalu ngarep banget sieh karna itu urusan untung-untungan ajha. Tapi
dalam hati kecil widi kenapa ada rasa deg-degan ya..
“hah..hal yang ga akan pernah menang,cpetan apa ya…”
gerutu widi
“siapa sieh dapet?” melongo temanya penasaran
“ga tau tu,liat jha.. waa kka kelas itu ya yg dapet”
menjawab seadanya
“sekarang hadiah yang kecil-kecil ya”haha sahabatnya
tertawa
“haha., ya dah bakal ngg dapet. Tapi kox perasaan widi ga
enak ya..” widi agak memucat
“ada apa? Ya cba liat ntran pertanda apa itu” defry
menenangkan
Saat disebut pemenang undian haiking terakhir,widi
terkejut ternyata itu tohh jwabannya. Kini widi tau dengan lengkap nama kakak
kelas itu. Itu pun berlalu,kini kembali ke kelas untuk pembagian raport,awalnya
tmenwidi yang dapet 10 besar. Tangan widi jadi tambah dingin takut jika
peringkatnya turun drastic. Saat teman widi turun ini sangat bikin widi kya
berasa dikutub.. dan ternyata jawabannya kerja keras widi selama ini membuahkan
hasil n ini berkat dia juga,makasi ya kaka.. tapi kasian sahabat widi,ya nanti
di tingkatkan lagi.. terima kasih buat semuanya,n fans juga karena berkat dia
Widi jadi semangat..
…………………………………………………………
Cerita ini menjadi vakum semenjak kedekatan yang lebih
dari kakak kelas itu. “25 Februari “ kakak kelas itu membangunkan widi dikala
subuh.
“Cuma aku,kamu dan operator yang tau rasaku malam ini “
Dan seperti biasa
layaknya orang pacaran masa ini hanya berlangsung 10 bulan pas tanpa nego
…………………………….
Dari
sekian banyak pertengkaran mungkin ini jadi puncaknya. Malam ini widi torehkan
lagu kesedihan. Mengiris asa merongrong batin dan melumpuhkan emosi. Seakan
belajar kembali pada dunia ini cara merangkak,bicara dan bangun saat jatuh.
Saat badan yang rapuh ini tertatih dan menjerit,dunia tak peduli. Dia sibuk
dengan kejamnya manajemen kehidupan ini. Itu memang sudah takdir dan tuntutan
rantai kehidupan. Widi yang hanyalah satu dari jutaan partikel yang disusun untuk
melengkapi dongeng ini hanya memiliki peran pemain dan mereka yang
menyutradarai. kuasamu menjadikan widi 1800 berbalik dari apa yang
seharusnya menjadi sosok widi. Menyisakan 20% yang telah kau rebut. Kini harus widi
pupuk lagi 20% warisanmu dari awal lagi sampai 80% darii yang semula harus wididapat.
Maaf telah menjadi parasit dalam langkahmu,menghantui dalam khayalmu dan
membuntuti bayangmu, mungkin memang tepat dari awidimulasi perhitungan kegiatanwidi
memang pantas. Ga ada yang salah,namun hanya widi yang keliru menjalankan dan
memanfaatkan yang kau berikan. Mustahil api bersatu dengan air. Tapi kenapa
tidak api memerlukan air. Ngg ada konsep yang telah diciptakan ilmuwan itu
salah,kita yang tidak membenarkannya. Ngg selamanya bahagia itu sakit,dan sebaliknya
ga selamanya sakit itu menyenangkan. Bahagia itu pilihan,benar why not? Apa
yang terjadi hari ini adalah apa yang telah kita rencanakan sebelumnya.
Percaya?? Yupp,I believe.
…………………………………
Sebulan dari pasca
putus,mereka kembali bertemu.Saat bibir berkata “I Miss U” tapi keadaan yang
masih membentengi. Mungkin hanya widi yang rasakan ini. Langit mulai sedih dan
perlahan menitiknya setitik bening yang kemudian membanjiri kaawasan ini.
Kawasan yang terdiri dari ribuan penghuni yang didalamnya terdapat wanita yang
sedang gelisah. Kegelisahan itu terjawab seakan getaran maut mulai bordering
ketika melihat apa kabar yang menyentakkannya. Ternyata sang harapan
mengajakknya untuk sebatas menampakkan wajahnya masing-masing. Dengan rasa
senang sembari menunggu pesanan dengan rasa tak sabar akhirnya pun datang.
Bergegas meluncur ke istana dan bergegas. 1 jam kemudian widi pun keluar,sudah
dengan penampilan yang maksimal berharap memberikan kesan terbaik lagi.
Roda
mulai melintasi jalanan yang ditemani turunnya hujan kembali. Yah mungkin
pertemuan ini tidak direstui,dengan nada sudah pesimis namun tetap dikemudikan.
Satu tanda tidak dijawab dan tanda yang kedua sembari menuju tempat teduh dia
melintas. Jawaban pun muncul namun agak
mengesalkan. Tapi sudah lebih baik. Dia muncul dengan sedikit perubahan,senyum
terbaik sudah dia pancarkan. Next,kemana mereka akan pergi? Entahlah. Yang paling berkesan mereka sekereta lagi
ketika sudah berapa lama tidak dirasakan lagi. Rasa yang masih sama tidak
menghilang seutuhnya. Mereka menuju ke WM,makan,dan duduk ditempat first date
mereka. Wow,first date kembali but pasca berakhirnya.
Banyak
cerita yang sudah terwidiras malam ini. Apa yang dirasakan? Kesel,sedih,kecewa?
Hah terbalik 1800 . malahan waktu itu menjadi lebih berwidialitas,lebih
istimewa,lebih fun,bermakna. Tapi suka duka pasti lah. Dukanya yah ga suka aja
lihat saat mereka nunjukin itu cewe,tapi kan dewasa sudah dapat tidak masalah
lagi. Karena itu wajar dan memang sudah kodrat,haha. Bagusnya saat dia bilang
“pada prinsipwidi jika gagal sekali,mudah-mudahan bisa kedua kalinya” kata yang
sangat bermakna. Yah seperti bintang jatuh yang kita memohon harapan.
Ok,tantangan sudah diterima “dalam 3 bulan kedepan ga punya pacar berarti
memang..” memang ini nih yang tidak dimengerti. 3 bulan hal yang tidak
sulit,dulu saja (masa lalu) bisa selama 2 tahun. Jadi kenapa sekarang tidak.
Tunggu saja. Dan disuruh pulang karena ada panggilan,qiqi diperjalanan
terpikirkan hitung bulan ternyata pas dibulan april,hooooh I hope ada yang
special. Tapi udahlah jangan berharap nanti ketinggian.
Welcome
februari, 1st sekarang hari pertama tantangan 3 bulan itu. Hah pagi
yang cerah walaupun mendung menggumpal diudara. Hah,salah banget. Karna suasana
hati sedang ceria makanya jadi cerah,haha peace. Tantangan dihari pertama sudah
ketemu kak adit but itu hanya penyemangat untuk tiga bulan kedepan. Keluar
ngambil gaji,dan shopping sampai matahari sudah mulai terlelap. sampai pada
malam ini hati terasa sangat bahagia,umm masih menunggu kedatanganmu. Please
come,aigoo no no jangan mematahkan semangat ini. Fighting!!!
Hello,yoyoooy
let’s hear my curcol,hahaha you known what?? Yess good about tantangan itu.
Minggu pertama telah usai. Hmm lewat karena kesibukan ini,gomawo. Sangat
menyenangkan sekali,tapi sangat memualkan perut untuk berfikir tugas,hakkzz bad
week kalo itu dipkirkan. Thanks for you come to my week. Hadiah juara
dikantor,serasa semakin dekat dihati kawan-kawan.hahaha ngomongin hari-hari ini
menyenangkan juga. Ultah teman dikantor,mempersiapkan surprise inget waktu smk
dulu L
fun,tapi hal yang unik. Tumben widi denger kejujuran dari cowoknya mbk inda.
Katanya bagi dia orang yang seperti itu,suka marah,keras kepala itu tantangan
malahan dia pengen liat cewenya manja tapi ketika dilihat itu ga enak
dipandang,haha biasanya widi ketemu cowo yang ngomongin cewe melulu,menilai
body tapi widi melihat sisi lain dari pandangan cowo terhadap pasangannya.
Intinya jadilah diri sendiri maka hal yang selama ini jadi kewidiranganmu itu
adalah kelebihan dimata orang lain. Itulah yang mempertahannkan mereka hingga 6
tahun,wow fantastic. Boro-boro segitu belum setahun aja cowo udah kalah,harus
nih pemikirannya kea gt biar bisa 10 tahun :D astungkara J
Minggu
ke-3,hmm yah fun. Di minggu ini yg special tepatnya 5 hari sebelum moment itu.
Tadi dapet bunga dari nasabahnya+lagu vierra ketika makan siang. Kangen sekali
masa-masa diiringi lagu ini. Jauh-dekat-cuek-perhatian fix di album itu tetapi
childish. Tapi berbuah juga kan jadi sebuah cerita menarik dimasa putih
abu-abu. But now,bukan saatnya lagi untuk seperti itu. Lebih matang,serius.
Kali ini widi benar-benar berapriani mengungkapkan apa yang memang widi
rasakan,lain dari dulu yang semua makna kias. Tapi widi rasa ada kebanggan,dipenderitaan
orang lain. Saat terjebak statuswidi,maaf buat kecemburuan. Itu bukan dari cowo
kox malahan widi berharap itu dari kamu.
Hmm,delicious..
the last week again. minggu ini ada special day again,special dream.. minggu
lalu dapet bunga,but now jg minta bunga di tempat yang sama. Makasi ya bu :*
dan widi mau bercerita very important genting.. hahaha heboh wkwk becanda peace
yoo :D oiaaayah 25 feb lalu tepat setahun kita tapi sudah bukan kita yg
terhalang jarak J udah stay tune hear bunga tidurwidi. Bekal
di akhir bulan selain hadiah gaji yang udah naik jd bsa ngerasain gaji pegawai
tetap J
svaha. Tepat pagi tadi widi kewidirangan waktu untuk melanjutkan mimpi widi,hahaha
pertama kali mimpiin dia pasca dari semuannya. Rasanya itu ga mau bangun dari
tidur karna ada kewajiban. mau ga mau harus bangun,nasabah menunggu.
Haah,padahal mimpi itu about you widi ajak kekantor nyari sesuatu dan karena
ada hal yang gawat widi disuruh keluar ruangan dulu dia yang menghadapi
didalam,dan telepon pun berdering. Dengan nada paprianic+khawatir widi
berbicara,dia pun keluar dan hujan mulai turun ksuarmi bergegas pergi n you
know what yg narik tangannya itu widi,me?? Aigoo.. dan lagi ksuarmi mencari si
biru dan dengan berlari kecil menyatukan genggaman dilihat oleh orang-orang
namun ada kebanggan hanya dimimpi. Itu dilihat oleh orang-orang yang mendekatiwidi,itu
yang membuat kebanggaan. Widi bisa balas dendam :D haha,hal yang membuat widi
hah?? Widi boncengan seperti layaknya a couple dan ini widi pake rok
gandengan.haha next ke sore hari,pulang kerja dia datang lagi dengan sepucuk
pesan. Membuat tangan serasa diwiditub,dingin. Cerita dikasi mawar,awalnya
maybe dia terjebak,haha(bahagia) widi berharap sekali but mana mungkin.
Kata-katanya “jika dia ada waktu ajak jalan sama temanwidi” waw its mendebarkan
saja. Tentu tapi sama-sama cari waktu juga. Akhirnya lagi 2 bulan lagi,qiqi
fighting. Kamu suruh widi move on? Haha gmna yah?? Sayu lupa cara move
on,ajarin yah.. jujur widi ga terarah kesana. Santai aja,ga masalah ga ada
pacar. Hanya satu asal widi masih diijinkan mendengar ceritamu. Mungkin untuk
mendapatkan itu mudah,seperti layaknya diskon namun yang bisa membuat widi
merasakan hal seperti itu yang sulit.
Welcome
maret,huumm udara yang segar. Baru minggu pertama uda ada kejutan nihh. Yes
from my lovely dad,hehe kebiasaan deh setiap bulan ini yah sebulan sebelum hari
bahagiwidi :D
Next
minggu ke-3 aja dah ya. Ketemu disaat lagi banyak masalah,dan untuk first time
kita keluar seperti layaknya,haha. Prepare di usia yg semakin tua itu ga
ada,sepertinya semua kalian actingnya sempurna,18 kita sudah bersama dan juga
berakhir,19 gtw udah dewasa jd mikir masa depan aja x ya!!fighting. biarkan
23-04-2018 yg ke-23 lebih special. Dan ternyata membuat widi tertarik kea lam
mimpi,haaah sehabis kejadian itu sampai kebaawa mimpi juga tapi niscaya
memberikan semangat kerja J
Minggu
terakhir bulan ini,kenapa jadi seperti ini sieh. Apa yah,marah,kecewa?? Widi
gatau apa yg widi rasakan. Sebenarnya sedih,bukannya sedih aigoo apa ya saat
denger dia di mess. Gpp sieh memang kita sudah berjarak. Sempat kecewa dibulan
ini,widi ga suka ditanya masalah cwo toh juga kita sudah ga ada apa. Kalo kamu
mau nyari aja,qu bisa kok belajar lupa kalo widi mau. Move on widi itu buat
dulu widi kecewa baru bisa dan resikonya kita ga komunikasi selamanya J
jika itu permintaan,perlahan widi coba :D malming keluar sama kak emma,wah hari
ini special bgt. Makan trus karaokean walaupun bentar seru juga. Satu lagi qu
ga tau sieh maksudnya ini apa “bohong sama diri sendiri,twidit kehilangan”.
Yang salah apa yah,tiba” rasa ini muncul lagi. Belum genap 3blnnya juga. Entah
kenapa belakangan ini dia semakin romantic. Bukannya widi larut dalam rayuan
itu,sudah kebal dengan hal yang kea gini. Jujur memang widi widii rasanya itu
semakin dekat kembali seperti permulaan kita. H-21,ga berharap banyak sieh.
Cita-cita widi kedepan jika diijinkan ga mau lagi childish seperti ini,pengen
stelah jadi marketing bisa di dalam ruangan atau ke bagian admin dan seiring
bertambahnya usia pengen berbisnis(svaha). Sebenarnya widi ga berfikir
menggantikanmu karena mata dan perasaan widi yang tidak bisa mengubahnya.
Walaupun tidak bisa bersama lagi,tapi widi senang masih bisa dekat denganmu
ataupun tu hanya sebatas dimimpi yang memberikan semangat. Satu-satunya hal
yang membuat widi semangat bekerja,makanya widi belum ingin melupakan. Jika
diminta widi akan belajar dan itupun jika widi mau :D
…………………
Tentang apa
yang widi rasa,mungkin sudah bosan untuk orang lain ikut berfikir keadaan widi
ini. Satu semester telah berlalu dalam cerita perpisahan kita,namun masih ada
puing-puing kokoh yang tidah runtuh dalam hati widi. Hanya dalam tulisan ini
widi bisa menuangkan semuanya yang mungkin kamu ga tau bagaimana angin yang
melanda ladang ini. Jujur dari minggu ini widi rasakan hal yang aneh,mungkin
widi teringat kamu yang sejenak sempat widi lupakan karena mencoba move on.
Dari kesibukan widi mengenal plat R yang widiyakini bisa melupakanmu,sampai
hari saat ketemuan tapi kesannya nothing. Kemudian beberapa orang nasabah
lagi,mantan dulu,kakak kelas incaran waktu smp dan sekarang sama pegawai baru
plat F,yah sudah S1,bisa main gitar,ramah aduhh pertama dan saat ngobrol itu
biasa saja tapi didekatnya terasa dikutub. But entahlah pasti kagum lagi,kamu
itu selalu membayangi widi tau. Saat sms kamu ama jinmu itu widi bingung,aneh
seperti bukan kamu. Tapi yang paling ngenes itu pertemuan kita hari minggu itu.
Widi bahagia,sakit,sedih,kecewa,ga terima tapi ga hak. Bukannya ga lwidi atau what
ever u say but widi gagal move on. Banyak yang deketin tapi widi ga suka dengan
mereka,mungkin terlalu lebay sikapwidi. Tapi yah agar kau percaya cinta
berharga. Sungguh widi tak bisa,sampai kapan widi tak bisa membenci dirimu.
Widi berubah karena widi mau. Saat kamu bilang dia itu rasanya stop hati ini
terguncang rasa bersalah namun mencoba membuat keadaan ini tenang,dalam hati
widi menangis tapi tak bisa widi ungkapkan. Padahal masih banyak hal yang ingin
widi lalui,banyak moment yang tidak terulang ditahun ini. Agustus tahun ini
sendirian,yang dulu ketemu di pameran,nonton ke bulfest. Tahun baru
sendiri,ciwa latri sepi,valentine ga special,ultah yang berantakan.
Terlepas
dari luka sementara,dan mulai terbiasa dengan kenyataan. But ada yang berubah
selepas dari itu,kita ssering ketemu,dan kali ini widi keluar karena permintaan
dia. Kita pergi ke ultah temannya,yah party. Aneh ya kita itu teman tapi
kedekatan kita intim. Sampai-sampai temanmu nanya mungkin karena
penasarannya,haha. Mau disuapin kue tapi widi ga mau. Minum minuman widi,merokok
tapi mau juga dimatiin,ikuit minum dua teguk. Widi ga ngelarang,Cuma batasi
saja yah. Selingkuh?? Widi harus jawab apa?? Kalo ngg,kenapa widi mau kea
tadi.hemm mereka ga percaya kita Cuma temenan? Biarin dah mereka mementaskan,berarti
widi not so bad
Pertemuan
selanjutnya,dan jawabannya iya. Kebiasaan lama,but maaf jangan sampai sana.
Cinta mati? Berarti mati donk widi. Belum ada yang pas saja.
……………………..
Dan
sampai pada penghujung tahun 2014,widi tutup dengan rapat rasa-rasa yang
membuatnya jatuh,hancur,dan kecewa ditahun ini berharap bintang baru akan
menerangi dengan cahayanya menjadi pelita di kegelapan widi. 1 januari adalah
setahun widi jomblo,aigoo ternyata lama banget kisah-kisah yang menemani pasca
widi putus. Namun perayaan 1 januarinya berkesan dengan acara kita melali :D
semoga ini awal dari kisah-kisah positif. Sejujurnya widi berharap untuk focus
pada satu orang saja n kenapa waktu 2tahun itu dipersusut? Widi sadar sebentar
lagi sudah akan kepala 2,dan ini bukan lagi untuk bermain-main. Tekad widi
memang sudah tidak membuka lagi lubang-lubang yang lama belum pulih dengan
tambalan baru. Banyak orang datang dengan kelebihannya masing-masing namun
sedikit tidak bisa dipungkiri sebagian hatinya sudah sama kakak kelas itu.
Walau kadang mereka tidak sejalan,tidak pernah akur,mulai tidak ada rasa yang
dirasakan widi. Namun satu hal yang membuat rasa itu kembali datang. Tatkala
malam saat mereka berantem,apa yang dirasakan widi dan dia itu sama. Sudah akan
orang,dan biarkan dia bermain hingga
saatnya nanti dia sadar siapa yang selalu ingin tau bagaimana kabarnya,menemani
diakhir malam,walau terkadang itu semua terkesan cuek. Mereka sama-sama cuek
dan saling ingin diperhatikan. Same kan? Jadi intinya,harus saling mengalah
jangan ego.
I’m sorry ga update mungkin udah hamper setahun L
#miriss. Gpp lah kita buka lembaran baru,biarkan setahun silam jadi mimpi buruk
dan harus terbangun di pagi ini. Diawali dengan januari yang menyenangkan widi
kira akan berlanjut shine,bisa ditebak dark,,hahaha
‘’wid,kapan libur?” Tanya sang mantan
“kamu tau liburku kan sabtu,minggu,dan tgl merah,kenapa
jadi kebatur?”
“ayo besok aku libur,mau?”
“oke”
Widi
tidur dengan rasa senang,tepat jam 12 siang sepupu datang minta dianter beli
hp. Yah ga enak sudah janji,tapi jam set 2 sudah dirumah langsung prepare cuss
k banjar tegal. Kita berangkat ke kebun raya jadinya dengan 7
personil,widi,dia,kak bayu,mei,kak nita,adik dan kakaknya kak bayu. Walaupun
cuaca agak murung tan menyurutkan keputusan kita untuk goo. Bukan karna apa
widi dekat dan mengakrabkan diri engan teman-temannya. Widi hanya ingin untuk
bisa bergaul dengan siapapun.
Februari itu bulan kasih saying,but perkara ini dimulai
dibulan ini :D dari hari valentine itu menyebalkan buat widi,widi sadar ga
seharusnya seperti ini. Valentine day kali ini kita renang dan beli mawar.
Ketika sudah siang widi aktifkan bbm.
“wid kekubutambahan diajak kak nita jam 2”
“yeelahh ini kan udah jam 2” agak kesel bbm juga ga
dibalas
………………………………..
This is special day alias ULTAH WIDIKIDIW,haha udah tua
ini udah kepala 2 loh : 20th sudah aku menjelma didunia sebagai
makhluk yang bahagia sekaligus menikmati karma :D terima kasih untuk orang
tuaku,sahabat dan juga teman-teman kantor,fb dan lainnya. Kalian sukses yah
buat aku terkejut. Berangkat dari kantor aku tidak berharap akan perayaan
karena ga ada visi khusus di usiaku saat ini. Cuma ingin jadi orang yang lebih
dewasa saja. Sampai kantor aku ga tau kalau itu dipersiapkan oleh teman-teman.
Makasi surprisenya mbk rika,dan team kas seririt. Hingga sampai
rumah,sebelumnya aku illfeel disuruh nunggu ditamkot eh ternyata ga taunya
mempersiapkan semua dirumah. Makasi kalian udah ngedatengin mantanku, ini
kadonya yang paling special padahal dari dulu yang baru terbit sekarang. “Love
u “
…………………..
Banyak kisah yang mendorong widi
semakin gagal move on, dan adventure adalah salah satu cara semata-mata untuk
menghapus kenangan sakit hati yang paling parah widi rasakan. sepanjang tahun
2015 hingga saat bulan apa ya aku lupa :D terakhir pertemuan kita pada saat
ultahnya Evi adik partnerku. Itu adalah terakhir kita ketemu. Dan pada saat
kenyataanpun menghampiri bahwa aku akan ditinggal, ya rasa yang berkecamuk
antara ga terima tapi harus merelakan. Hal yang dulunya paling extreme aku
takutkan.
Keluar ke pp ama
partnerku,
si mantan buat pm :
“pp jak isabela”
widi : “ pp ije ne aku masi d pp”
si mantan : “di deket jembatan,mai aku terakhir jani di
singaraja”
widi : “ oh nah” (dengan rasa gengsi,berharap dia
yang nyamperin. Enak aja aku siapa/tekad move on tapi masih peduli pulangnya
nyariin dia just say hay)
sampai
dirumah dia baru bilang kalo kedenpasar. Dalam gelapnya malam rasa hati sudah
semakin kelam bersama hanyutnya rasa penyesalan. Padahal ini sudah lama loh
widi ga ketemu tapi memang ini jalannya. Dan semakin terrenggut lagi moodku
saat bilang alasannya dia ke denpasar untuk mengejar mimpinya ke kapal. Padahal
itu yang paling ga widi terima.
…………………..
Untuk
rasa yang ingin bertahan namun sering dikecewakan ada banyak tantangan yang
ingin aku ungkapkan. Kamu merubahku, kamu yang membuatku jadi devil, dan kamu
yang menenggelamkan rasaku. Nilai maksimal yang selalu aku tuangkan dalam
setiap pemberianku kini menjadi hutang yang harus kamu bayar untuk mengubahku
kembali menjadi ratu. Aku mendadak amnesia dan lelah hati rasanya mengintip pribadimu
lagi. Apa sih yang tidak widi tau walaupun tidak ada berita. Kamu percaya
feelingku? Dia adalah hati yang bersembunyi dan paling jujur mendampingi rasa
ini. Siapa meymey? Semenjak perpisahan kita aku tau kox kamu punya pacar karena
rasaku masih bersamamu,putus pun aku kadang merasa hancur,tapi jawabannya aku
tau darimu. Entah kenapa yang satu ini aku ga begitu terlalu memperdalamnya dan
aku bisa menerimannya bahwa dia jauh lebih sempurna. Semoga tuhan memberikan
yang jauh dua kali lebih sempurna darimu dibalik iklas. Dari sekian banyak
kesalahanmu harusnya aku membencimu tapi tanpa suara sudah aku jawab bahwa
masih ada rasa yang memberi isyarat untuk selalu memaafkanmu.
Dia
yang menyuruhku pergi,oke aku pergi. Ternyata iya tuhan mengirim abang dari
bunda,hehe iya Abang Ojes. Sebenarnya feel untuk pacaran itu jauh
tertanam,bahkan aku lupa caranya jatuh cinta. Hingga chat intensif kita dibulan
September hingga kini ada rasa yang sama menggantikanmu. Hal yang tidak
beralasan selain denganmu. Bukan karena dia dikapal,jujur aku kira abang kerja
di denpasar,ternyata baru aku kepo d fb. Aku tidak berharap lebih jika tuhan
tidak mengijinkan, tapi aku mohon chat konyol ini berlangsung lama. Sebenarnya
aku ga tau kalo abang itu kamu yang sempat buat aku salting dulu. Tapi sudah
lama aku ga pernah ketemu abang lagi semenjak smk. Ini mah ceritanya masa kecil
yang bersemi kembali,wkwk dulu gue belum update ga tau cinta-cintaan bang
sorry. Sudah banyak malam yang selalu aku tunggu tapi terkadang tanpa balasan. Yah
aku tau sibuk, aku saja segini bebannya luar binasa apalagi disana. Semoga
abang kuat kan sebulan lagi pulang :D
Ceritanya
ini mau cuek tapi seperti ada dua kebribadian yang menghujamku. Senin depan
simantan ultah,secara baik dan rasa sayang yang masih tersisa aku ingin kasi
surprise. Namun disisi peri jahat berkata lihat pengorbananmu yang tidak
dihargai. Aku bingung, dulu jika aku masih konsisten aku memilih akan
merebutmu. Tapi capek,sudah setahun lebih rasanya cukup untuk berjuang ya
“KENYEL” toh juga semangat dan pribadiku yang dulu ga bisa kamu kembalikan kan?
Aku berusaha sendiri,semoga tuhan mengijinkan aku jatuh cinta lagi untuk
terakhir kalinya di 21th atau angka keberuntunganku 23th,svaha.